Biografi Sultan Nuku

Biografi Sultan Nuku

di daerah mana sultan nuku berjuang? di bidang apa sultan nuku berjuang? apa yang diperjuangkan sultan nuku? apa hasil perjuangan sultan nuku? nilai-nilai yang diteladani dari sifat sultan nuku?

1. di daerah mana sultan nuku berjuang? di bidang apa sultan nuku berjuang? apa yang diperjuangkan sultan nuku? apa hasil perjuangan sultan nuku? nilai-nilai yang diteladani dari sifat sultan nuku?


Berjuangnya di Tidore, kalo gak salah

2. sultan nuku merupakan sultan yang memimpin kesultanan


Kesultanan Tidore..
Semoga Membantuu 

3. siapakah sultan nuku?


Muhamad Amiruddin alias Nuku adalah putra Sultan Jamaluddin (1757–1779) dari kerajaan Tidore. Nuku juga dijuluki sebagai Jou Barakati artinya Panglima Perang.
  putra Sultan Jamaluddin (1757–1779) dari kerajaan Tidore. Nuku juga dijuluki sebagai Jou Barakati artinya Panglima Perang. Pada zaman pemerintahan Nuku (1797 – 1805), Kesultanan Tidore mempunyai wilayah kerajaan yang luas yang meliputi Pulau Tidore, Halmahera Tengah, pantai Barat dan bagian Utara Irian Barat serta Seram Timur. Sejarah mencatat bahwa hampir 25 tahun, Nuku bergumul dengan peperangan untuk mempertahankan tanah airnya dan membela kebenaran.

Dari satu daerah, Nuku berpindah ke daerah lain, dari perairan yang satu menerobos ke perairan yang lain, berdiplomasi dengan Belanda maupun dengan Inggris, mengatur strategi dan taktik serta terjun ke medan perang. Semuanya dilakukan hanya dengan tekad dan tujuan yaitu membebaskan rakyat dari cengkeraman penjajah dan hidup damai dalam alam yang bebas merdeka. Cita-citanya membebaskan seluruh kepulauan Maluku terutama Maluku Utara (Maloko Kie Raha) dari penjajah bangsa asing.


4. sultan nuku adalah pemimpin


Kesultanan Tidore (1738-1805)kesultanan tidore...


5. Sultan Nuku raja terkenal dari?


Kerajaan Tidore

Jadikan jawaban yang terbaik ya^^

6. sultan nuku raja terkenal dari


Kesultanan Tidore   maaf kalo salah :)adalah yaitu kota bhagdad

7. sultan nuku berasal dari..?


kesultann tidore ank kedua dari sultn tidore dan sultn jamalludinsultan nuku berasal dari tidore.

8. tanggal berapa sultan nuku dilahirkan


saya hanya tau tahun kelahirannya saja, tahun kelahiran sultan nuku adalah tahun 1738
soasiu,tidore tahun 1738

9. Kisah perjuangan Sultan nuku


Muhammad Amiruddin atau lebih dikenal dengan nama Sultan Nuku (Soasiu, Tidore, 1738 - Tidore, 14 November 1805) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Dia merupakan sultan dari Kesultanan Tidore yang dinobatkan pada tanggal 13 April 1779, dengan gelar “Sri Paduka Maha Tuan Sultan Saidul Jehad el Ma’bus Amiruddin Syah Kaicil Paparangan”. Biografi Muhamad Amiruddin alias Nuku adalah putra Sultan Jamaluddin (1757–1779) dari kerajaan Tidore. Nuku juga dijuluki sebagai Jou Barakati artinya Panglima Perang. Pada zaman pemerintahan Nuku (1797 – 1805), Kesultanan Tidore mempunyai wilayah kerajaan yang luas yang meliputi Pulau Tidore, Halmahera Tengah, pantai Barat dan bagian Utara Irian Barat serta Seram Timur. Sejarah mencatat bahwa hampir 25 tahun, Nuku bergumul dengan peperangan untuk mempertahankan tanah airnya dan membela kebenaran. Dari satu daerah, Nuku berpindah ke daerah lain, dari perairan yang satu menerobos ke perairan yang lain, berdiplomasi dengan Belanda maupun dengan Inggris, mengatur strategi dan taktik serta terjun ke medan perang. Semuanya dilakukan hanya dengan tekad dan tujuan yaitu membebaskan rakyat dari cengkeraman penjajah dan hidup damai dalam alam yang bebas merdeka. Cita-citanya membebaskan seluruh kepulauan Maluku terutama Maluku Utara (Maloko Kie Raha) dari penjajah bangsa asing.

aaku gk akan menyerah


10. Sikap yang dapat diteladani dari Sultan nuku


sikap yang perlu diteladani yaitu sikap bela tanah air serta perjuangan pantang menyerah ketika mempertahankan kepulauan maluku
semoga bermanfaat


11. perlawanan sultan nuku di tidore


Kedua putera sultan Jamaluddin, Kaicil Badiuzaman Garomahingi dan Kaicil Nuku menentang politik monopoli dan ekstirpasi Belanda. Gubernur Belanda di Ternate, Hermanus Munnik, berusaha mendekati kedua putera sultan, tetapi tidak berhasil. Penyelundupan timbul kembali dan Sultan Jamaludin dituduh melindungi para penyelundup. Sebagai akibatnya, Sultan Jamaludin dan Kaicil Garomahongi ditangkap oleh Belanda (1779). Sultan bersama keluarganya diangkut ke Batavia dan diasingkan ke Sailan (1780). Sebagai wakil sultan Tidore diangkat Kaicil Gayjira, paman Sultan Jamaludin (177) yang sudah lanjut usia. Nuku memprotes penangkapan ayahnya dan pengangkatan Kaicil Gayjira menjadi wakil sultan Tidore. Protes Nuku sama sekali tidak diperhatikan oleh Belanda (Gubernur Cornabe). Belanda kemudian mengangkat Patri Alam putera Kaicil Gayjira menjadi Sultan Tidore yang tetap. Nuku bersama saudaranya, Kaicil Kamaludin menuntut keadilan.
Siasat Nuku dalam melawan Belanda adalah sebagai berikut:
1.Petani, yaitu jazirah timur pulau Halmahera menjadi pusat pertahanan.
2.Membuat dinas pemberitaan dengan tugas untuk menyaring berita yang berasal dari Tidore dan Ternate. Di samping itu dinas berita ini menyebarkan berita secepat-cepatnya ke daerah-daeah yang ada di bawah kekuasaan Nuku.
3.Membentuk pasukan spionase yang diselundupkan ke kota Tidore dan Ternate.
4.Politik ekstirpasi Belanda harus dilawan sekuat tenaga untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
5.Memperkuat korakora hongi untuk menghadapi monopoli Belanda dalam perdagangan rempah-rempah.
6.Meningkatkan penyelundupan dan mengkoordinasikan bajak laut dengan menetapkan pulau Gebe sebagai pusatnya.
7.Menjalin kerja sama dengan Inggris untuk kepentingan senjata dan amunisi, dan nakhkoda Cina untuk keperluan mesiu.
Pertentangan antara Nuku dan Patra Alam yang dibantu Belanda semakin meningkat. Untuk memperkuat kedudukannya, Nuku kemudian dinobatkan oleh para pengikutnya penjadi sultan Papua dan Seram dengan gelar Sri Maha Tuan Sultan Muhamad Amirudin Syaifudin Syah Kaicil Paparangan. Dalam perkembangan selanjutnya, ternyata Patra Alam tidak dapat memenuhi harapan Belanda. Ia dipecat dan diganti oleh Kaicil Kamaludin, adik Nuku (1784). Kamaludin, setelah menjadi sultan Tidore memusuhi kakaknya. Nuku menyadari kenyataan ini, bahwa biang keladinya adalah Belanda.

Nuku memutus-kan untuk menyerang Tidore pada tanggal 12 April 1797. Dengan menggunakan 30 buah korakora akhirnya Nuku dapat mengalahkan Kamaludin. Nuku diangkat menjadi Sultan Tidore oleh pengikutnya dengan gelar Sri Paduka Maha Tuan Sultan Said’ul Jehad Muhamad el Mabus Amirudin Syah, Kaicil Paparangan, Sultan Tidore, Papau, Seram, dan daerah-daerah taklukannya. Gelar Nuku yang panjang itu menunjukkan, bahwa ia menguasai wilayah sangat luas. Sebelum ia menjadi sultan Tidore, wilayahnya hanya terdiri atas Papua (Irian) dan Seram. Tetapi sekarang ia menguasai wilayah yang terdiri atas pulau Tidore, pulau Maitara, dan pulau Mare sebagai pusat kesultanan, kepulauan Raja Empat, Halmahera Tengah, dan Papua (Irian).

12. sultan nuku merupakan raja yang memimpin kesultanan


jawabannya kesultana tidoreSultan nuku merupakan raja yang memimpin kesultanan Tidore

13. Siapakah pengganti Sultan Nuku?


Penjelasan:

pengganti sultan nuku adalah adiknya,Sultan Zainal Abidin


14. Sultan nuku adalah seorang pahlawan yang berasal dari


Soasiu, Tidore.

koreksi saya kalau salahSultan Nuku adalah seorang pahlawan dari Kesultanan Tidore

15. Jasa Sultan nuku terhadap indonesia


telah berhasil mengadu domba antara inggris & belanda.

semoga menbantu

Video Terkait

Kategori sejarah